Jalan Sehat HUT Ke-100 Tahun Perkumpulan Keagamaan dan Sosial Boen Tek Bio

Tangerang -  Mendungnya langit Kota Tangerang yang disertai rintik hujan, tidak menyurutkan semangat para peserta Jalan Sehat HUT Ke-100 Tahun Perkumpulan Keagamaan dan Sosial Boen Tek Bio. Minggu (08/01/2012) pagi ini Walikota Tangerang, Bpk H. Wahidin Halim dan Wakil Walikota, Bpk. H. Arief membuka gerak jalan yang dimulai dan finish di STMIK Buddhi Tangerang.  Peserta berasal dari berbagai kalangan, orang tua, sampai anak-anak turut berpartisipasi dalam acara tahunan ini.

Drum Band Sekolah Perguruan Buddhi terus memimpin peserta melewati Jalan Kalipasir Indah yang berubah merah, dengan kawalan beberapa motor polisi, rombongan peserta gerak jalan yang berkaos merah serasi dengan ciri warna Kelenteng Boen Tek Bio memenuhi jalan yang tepat berdampingan dengan Sungai Cisadane.

Drum Band Sekolah Perguruan Buddhi Tangerang

Jalan Kalipasir Indah berubah merah

Setelah melewati garis finish di STMIK Buddhi Tangerang, para peserta dihibur dengan sajian musik dan pembagian doorprize. Banyaknya doorprize yang disediakan seperti TV dan sepeda motor, sepertinya menambah semangat para peserta untuk tetap antusias mengikuti rangkaian acara walaupun hujan belum berhenti turun. “Gak apa-apa lah yang penting hujannya gak deres,” kata salah seorang peserta yang mengaku selalu mengikuti kegiatan yang diadakan perkumpulan buddhis terbesar di Indonesia tersebut.

Acara ditutup dengan doorprize motor yang paling ditunggu-tunggu oleh semua peserta. “Dengan terselengaranya acara ini semoga bisa mempererat kebersamaan dan untuk ke depannya, semoga bisa terus diselenggarakan acara-acara seperti ini juga.” terang Bpk. Hadiman, ketua panitia penyelenggara Jalan Sehat HUT Ke-100 Tahun Perkumpulan Keagamaan dan Sosial Boen Tek Bio.

(rama)

Categories: Tangerang News | Tags: , , , , , , , , , | Leave a comment

Siapa Bilang Rokok Bikin Gigi Kuning?

“Saya adalah perokok aktif, sejak SD saya mulai merokok. Mungkin itulah yang menyebabkan gigi saya menjadi kuning”, kata seorang teman yang tengah saya temui di kafe kemarin.

Tenang broooooo, saya adaaa solusinyaaaa . . . .

Dengan bangga saya perkenalkan . . .

happydent mild, bikin gigi lebih gigi iauuuuw

1 minggu kemudian saya bertemu dia kembali. Testimony-nya nih, “Semenjak saya menggunakan Happydent Mild, gigi saya tidak kuning lagi, Happydent Mild bikin gigi lebiiiiih gigi iauwwwww… Bersih bening seperti tanpa ngaca…”

Categories: Daily Picture | Tags: , , , , , , , , | Leave a comment

Balada Lontong Sayur

Malem minggu ini gue habiskan untuk nyelesaiin  tugas gue sampe Minggu paginya. Gue gak tidur semaleman, soalnya deadline ngedit video udah jatuh tempo. Gue ngedit di rumah Aji di Perum, soalnya dia yang punya komputernya. Mulai ngedit jam 22.00, kelar jam 05.20-an lah. Mata gue udah berat banget, pengen cepet-cepet loncat ke kasur.

Jam setengah 6, gue cabutlah pulang, motor gue pacu sedemikian cepat namun waspada. Soalnya jiwa sama raga bener-bener-bener masih gak nyatu hehehe. Jantung gue terasa berdebar-debar, yaaa efek samping gak tidur.  Nah lagi di tikungan gue liat ada tukang lontong sayur, tapi karena gue males turun dari motor dan udah kelewatan juga, jadi gue gak beli deh. Tapi hati kayanya masih penasaran aja sama tuh lontong sayur. Dan gue berikrar kalo ada abang tukang lontong sayur lagi yang gue liat sejauh mata memandang, bakal gue berentiin.

Bener aja, pas gue udah nyampe Margasari ada abang tukang lontong sayur yang lewat. Abangnya kecil, potongan rambutnya sama kaya gue, hasaaaah, bajunya kegedean, gerobaknya warna ijo dan ketupatnya masih penuh gelantungan diantara tempat piring sama dandang tempat sayurnya menandakan si abang baru keluar. Gue berentiin aja deh si abang. Tanpa turun dari motor gue langsung mesen, “Bang satu!”. Apa coba yang satu. Eh si abang nanya lagi, “Makan disini apa dibungkus?”. Wah kejam juga, kalo gue gak makan disini, gue bakalan dibungkus, hehehe bercanda. Karena ternyata bsa dibungkus, jadi gue pilih dibungkus aja biar makannya santai di rumah, daripada gue makan di pinggir jalan campur knalpot.

Pas si abang selesai ngebungkus tuh lontong sayur yang harganya Rp4000,-  gue ngecek dompet yang ternyata uangnya 50 ribuan semua. Dengan ciri-ciri gerobak yang keliatan baru aja keluar, gue berasumsi si abang gak bakal ada uang buat kembaliannya. Dan ternyata bener, pas gue kasih uang lembaran Rp 50.000,- si abang serta merta menolak, sambil bilang, “Wah mas, gak ada kembaliannya, saya baru aja keluar”. Tuh kan bener, yaudah gue kasih liat aja isi dompet gue sambil bilang, “Pak, uang saya gak ada yang kecil juga ada juga 2000 pak”. Si abang langsung bilang, “Yaudah deh gapapa, yang itu aja mas, saya ikhlas. . .khlas . . .khlas . . .”. Wah kaya di sinetron kata kata “Saya ikhlas” terus terngiang di kuping gue.

Dan sebenernya gue gak rela ngebawa kabur si lontong sayur dengan hanya meninggalkan dua lembar uang seribu rupiah di tangan si abang. Tapi apa boleh buat, gue gak tega, jadi aja gue nyari warung buat mecahin duit, gue jajan aja deh di warung klontongan di pinggir jalan, dan Alhamdulillah, si lembaran Rp50.000,-an bisa pecah juga.

Dengan harapan si abang belum jauh dari tempat gue beli tadi, gue kebut kembali ke tempat semula, dan ternyata si abang masih ada. Dia udah lagi ngedorong si gerobak ijonya lagi. Gue lunasin deh utang gue ke dia, dan dia bilang, “Wah, mas kok balik lagi, saya gak papa kok mas, jadi gak enak saya”. “Udeh gak papa bang ahahahaha, yu bang saya duluan” Sambil gue pergi lagi, gue ngerasa lega banget, coba kalo gue gak balik lagi,pasti tuh lontong sayur gak bakalan ada rasanya. Yang ada gue kepikiran terus sama muka si abang yang polos, tapi tulus banget. Dan kata-kata “Saya ikhlas”-nya si abang, gak menghantui lagi, tapi bahkan jadi pelajaran, bahwa siapapun orangnya, apapun yang ia kerjakan asalkan dilandasi keikhlasan, pasti tetep bisa jadi berkah.

Categories: It's Daily, Renungan | Tags: , , , , , | Leave a comment

Setobeury, Strawberry Asli Jawa Barat

Abang piscok yang satu ini gokil abis, jual pisang rasa setobeury *mungkin dibacanya setobeuray”.

Hemmhhh sipp sipp sipp

Setobeury, Strawberry asli cimahi

Setobeury, Strawberry asli Jawa Barat

Categories: Daily Picture | Tags: , , , , , , , , | Leave a comment

Hemat, Tutorial Gratis Dari Toko Buku

Tutorial gratis dari toko buku ternama

Tutorial gratis dari toko buku ternama

Belajar bisa dimana saja, begitu pula di toko buku, tanpa harus membeli buku tersebut, kita bisa hanya membacanya saja. Tapi kalau belum selesai tapi waktu sudah tidak memungkinkan, kita abadikan saja untuk dipelajari lagi di rumah. Eehehehehe, ga keluar duta :P

Categories: Daily Picture | Tags: , , , , , , | Leave a comment

Berjaga Sendiri Ditemani Ponsel

Berjaga Sendiri Ditemani Seluler

Berjaga Sendiri Ditemani Seluler

Pagi itu hujan turun deras di Stasiun Kereta Api Tangerang, saya tiba dengan baju dan celana yang basah kuyup diguyur hujan. Stasiun nampak sepi, hanya beberapa pedagang yang masih sibuk membereskan barang dagangannya, karena kereta baru saja berangkat beberapa saat yang lalu, saya hanya sempat melihat buntut kereta yang semakin menjauhi stasiun. Sadar sudah terlambat, saya mengurungkan niat saya untuk menaiki transportasi yang rutin saya gunakan.

Saat saya mulai menuju pintu keluar stasiun, nampak seorang Petugas Keamanan yang terlihat termenung sendirian. Sesekali ia mengulurkan tangannya ke arah air hujan jatuh untuk merasakan derasnya air yang turun. Mengingat hujannya semakin deras, saya memutuskan untuk tetap di stasiun sambil menunggu hujan reda. Saya duduk di bangku besi berwarna biru yang sudah mulai karatan. Setengah jam sudah saya menunggu, hujan belum juga reda. Sambil membunuh waktu, mumpung sepi juga, saya mengeluarkan kamera untuk mengabadikan lingkungan  sekitar stasiun. Sampai lensa mengarah ke tempat si Petugas Keamanan yang tadi termenung. Sekarang ia menyibukkan dirinya dengan handphone yang ia genggam, entah ia mengirim pesan singkat atau yang lain, saya tidak tahu. Saya tertarik untuk mengambil gambarnya.

Sampai saat hujan reda dan saya mulai beranjak meninggalkan stasiun, si Petugas Keamanan masih asyik dengan ponsel yang menemaninya sejak tadi.

Categories: Daily Picture | Tags: , , , , , , | Leave a comment

Blog at WordPress.com. Theme: Adventure Journal by Contexture International.